Sejarah Desa
Menelusuri jejak langkah, asal usul, dan perjalanan panjang terbentuknya Desa Digital dari masa ke masa.
"Suasana desa pada tahun 1985"
Bermula dari Hutan Jati yang Asri
Pada awalnya, wilayah Desa Digital merupakan kawasan hutan jati yang lebat di kaki bukit. Sekitar tahun 1950-an, sekelompok perantau yang dipimpin oleh Ki Ageng Suro membuka lahan ini untuk dijadikan pemukiman pertanian.
Nama "Desa Digital" sendiri diambil secara filosofis modern pada tahun 2020, menggantikan nama lama "Desa Sumber Makmur", sebagai simbol tekad warga untuk bertransformasi mengikuti perkembangan zaman tanpa meninggalkan kearifan lokal.
Seiring berjalannya waktu, desa ini berkembang pesat menjadi sentra pertanian dan kini bertransformasi menjadi desa percontohan berbasis teknologi informasi di kabupaten ini.
Jejak Langkah Desa
Perjalanan panjang dari masa ke masa.
Pembukaan Lahan Pertama
Ki Ageng Suro bersama 20 kepala keluarga membuka hutan jati dan mendirikan pondok-pondok pertama yang menjadi cikal bakal dusun Krajan.
Peresmian Menjadi Desa
Secara administratif resmi diakui sebagai desa definitif oleh pemerintah kabupaten dengan Bapak Sutrisno sebagai Kepala Desa pertama.
Pembangunan Infrastruktur
Pengaspalan jalan poros desa sepanjang 5km dan pembangunan gedung Balai Desa yang permanen.
Transformasi Desa Digital
Peluncuran website resmi dan sistem pelayanan online, menjadikan desa ini sebagai pilot project Smart Village.
Pemimpin Desa Terdahulu
Terima kasih atas pengabdian membangun desa.
Bpk. Sutrisno
Periode 1980 - 1995
Bpk. Joko Purnomo
Periode 1995 - 2010
Bpk. Bambang S.
Periode 2010 - 2025
Bpk. Nama Kades
2025 - Sekarang